Praktisi TCM Indonesia Akan Menyampaikan Presentasi pada International Jingfang Conference 2026 di Toronto
Pengalaman klinis yang dikembangkan di Indonesia kembali mendapatkan kesempatan untuk dipresentasikan dalam forum akademik internasional. Pada International Jingfang Conference 2026 yang akan diselenggarakan di Toronto, Kanada, Jeffri Tay Kai Wen, B.TCM., M.Med, PhD Candidate, terpilih sebagai salah satu pembicara yang akan membagikan pengalaman klinis mengenai penerapan formula klasik Jing Fang dalam praktik modern.
Konferensi ini mempertemukan praktisi, peneliti, akademisi, dan klinisi Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, hasil penelitian, dan perkembangan terbaru dalam bidang Jing Fang. Acara ini diselenggarakan oleh Nanjing University of Chinese Medicine bersama sejumlah institusi pendidikan dan organisasi TCM dari China dan Kanada.
Dalam kesempatan tersebut, Jeffri Tay Kai Wen akan membawakan presentasi berjudul:
Clinical Application of Taohe Chengqi Tang in Skin Diseases
《桃核承气汤在皮肤病中的临床应用》
Presentasi ini membahas penerapan formula klasik Taohe Chengqi Tang (桃核承气汤) dalam penanganan berbagai penyakit kulit berdasarkan pengalaman klinis yang diperoleh di Indonesia. Selain memaparkan beberapa kasus klinis, presentasi ini juga akan membahas pengamatan terhadap karakteristik pasien, proses perubahan gejala selama pengobatan, serta kemungkinan perluasan aplikasi formula tersebut dalam praktik sehari-hari.
Taohe Chengqi Tang merupakan salah satu formula klasik yang berasal dari Shang Han Lun dan secara tradisional digunakan untuk kondisi yang berkaitan dengan stasis darah. Namun dalam praktik klinis modern, berbagai praktisi Jing Fang menemukan bahwa formula ini memiliki potensi aplikasi yang lebih luas pada kondisi tertentu apabila digunakan berdasarkan prinsip diferensiasi pola yang tepat.
Bagi Jeffri Tay Kai Wen, kesempatan untuk berbagi dalam forum internasional ini bukan hanya merupakan kehormatan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman klinis yang berkembang di Indonesia kepada komunitas Jing Fang dunia. Melalui pertukaran akademik seperti ini, pengalaman yang diperoleh dari praktik sehari-hari dapat menjadi bahan diskusi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok secara global.
Selain aktif melayani pasien di Indonesia Classical Chinese Medicine (ICCM) Batam, Jeffri Tay Kai Wen juga terlibat dalam penelitian, publikasi ilmiah, pendidikan profesional, serta berbagai kegiatan akademik yang berfokus pada pengembangan dan penerapan formula klasik Tiongkok (Jing Fang). Beberapa laporan kasus dan artikel ilmiahnya telah dipublikasikan dalam jurnal dan media akademik TCM nasional maupun internasional.
Partisipasi dalam International Jingfang Conference 2026 mencerminkan komitmen ICCM untuk terus mendorong pengembangan ilmu melalui praktik klinis, penelitian, dan pertukaran akademik internasional. ICCM percaya bahwa kemajuan Pengobatan Tradisional Tiongkok tidak hanya bergantung pada pelestarian teori klasik, tetapi juga pada kemampuan untuk terus menguji, mengembangkan, dan menerapkannya dalam konteks klinis modern.
