Asal Usul dan Sejarah Zhang Zhongjing 张仲景

Zhang Zhongjing 张仲景 (Zhāng Zhòngjǐng) (±150 – 219 M), nama aslinya Ji 机 (Jī), bergelar Zhongjing 仲景 (Zhòngjǐng), adalah seorang tabib besar dari Nanyang 南阳 (Nányáng), wilayah Nieyang 涅阳 (Nièyáng) (sekarang Kota Dengzhou 邓州 (Dèngzhōu), Provinsi Henan 河南 (Hénán), Tiongkok) pada masa Dinasti Han Timur 东汉 (Dōng Hàn). Ia dihormati sebagai “Santo Pengobatan 医圣 (Yī Shèng)” dalam sejarah kedokteran Tiongkok.

 

Zhang Zhongjing 张仲景 (Zhāng Zhòngjǐng) lahir dari keluarga terpandang. Sejak kecil ia cerdas dan rajin belajar, terutama menaruh minat besar pada ilmu pengobatan. Masa Dinasti Han Timur 东汉 (Dōng Hàn) penuh dengan peperangan, kelaparan, dan wabah penyakit. Zhang Zhongjing sendiri menyaksikan penderitaan keluarganya—dari dua ratus anggota, tujuh puluh persen meninggal karena penyakit menular. Rasa kehilangan ini menumbuhkan tekad kuat dalam dirinya untuk mempelajari pengobatan demi menyelamatkan masyarakat dari penderitaan.

Pada masa mudanya, ia belajar dari tabib terkenal Zhang Bozu 张伯祖 (Zhāng Bózǔ), lalu memperdalam berbagai kitab klasik kedokteran, sambil terus mempraktikkan langsung di lapangan. Ia pandai merangkum pengalaman klinis, menggabungkan teori lama dengan pengamatan nyata, hingga akhirnya membentuk pemikiran medis yang khas.

Zhang Zhongjing 张仲景 (Zhāng Zhòngjǐng) pernah menjabat sebagai Gubernur Changsha 长沙 (Chángshā). Walau memiliki jabatan pemerintahan, ia tetap setia pada panggilan hatinya untuk mengobati rakyat, sehingga masyarakat menyebutnya “Zhang Changsha 张长沙 (Zhāng Chángshā)”. Saat wabah semakin merajalela, ia semakin bertekad menyusun pengetahuan medis yang sistematis. Dari pengalaman panjang inilah lahir karya besarnya “Shang Han Za Bing Lun 伤寒杂病论 (Shānghán Zábìng Lùn)”.Kitab ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengobatan Tiongkok. Di dalamnya, Zhang Zhongjing 张仲景 (Zhāng Zhòngjǐng) merangkum pencapaian medis dari masa sebelum Han, lalu untuk pertama kalinya memperkenalkan prinsip “diagnosis dan terapi berdasarkan pola 辨证论治 (Biànzhèng Lùnzhì)”, serta menyusun sistem enam tahap sindrom 六经辨证 (Liù Jīng Biànzhèng). Prinsip ini menjadi dasar teori kedokteran Tiongkok setelahnya. Resep yang tercantum di dalamnya—dikenal sebagai “Fang Klasik 经方 (Jīngfāng)”—sederhana namun tepat sasaran, terbukti manjur, dan masih digunakan luas dalam praktik klinis hingga kini.

 

Shang Han Za Bing Lun(伤寒杂病论)

Pemikiran medis Zhang Zhongjing 张仲景 (Zhāng Zhòngjǐng) bukan hanya menyelamatkan banyak nyawa pada masanya, tetapi juga meninggalkan warisan ilmu yang tak ternilai. Ia dihormati sebagai “Santo Pengobatan 医圣 (Yī Shèng)”, sejajar dengan tokoh besar lain seperti Sun Simiao 孙思邈 (Sūn Sīmiǎo) “Raja Obat 药王 (Yàowáng)” dan Huangfu Mi 皇甫谧 (Huángfǔ Mì) “Santo Akupunktur 针圣 (Zhēn Shèng)”. Kontribusinya menjadikan pengobatan Tiongkok berkembang dari sekadar pengalaman menuju sistem teori yang utuh, memberi dampak mendalam dan abadi, baik dalam sejarah medis Tiongkok maupun dunia.