Sinshe Batam Diundang oleh Kolegium Pengobatan Tradisional Interkontinental

ICCM Batam Berkontribusi dalam Workshop Pengobatan Tradisional di Surabaya

Sebuah kehormatan besar bagi Indonesia Classical Chinese Medicine (ICCM), di mana praktisi kami, Sinshe Jeffri Tay Kai Wen, diundang sebagai pembicara dalam Workshop Solusi Gastrointestinal dengan Pengobatan Tradisional, yang diselenggarakan oleh Kolegium Pengobatan Tradisional Interkontinental dan Kolegium Pengobatan Tradisional di Universitas Katolik Darma Cendika, Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Sinshe Jeffri membawakan topik berjudul “Formula Jing Fang untuk Gangguan Gastrointestinal”, yang menyoroti pemahaman mendalam terhadap tiga formula klasik — Da Chai Hu Tang (大柴胡汤), Banxia Xiexin Tang (半夏泻心汤), dan Fuling Yin (茯苓饮). Ketiga resep ini sama-sama digunakan untuk menangani gangguan pencernaan, namun berbeda secara mendasar dalam karakter pasien dan pola patologi yang dituju.

Sinshe Jeffri Tay memberikan materi di UKDC Surabaya

Keahlian Praktisi ICCM dalam Diagnosis dan Formula Jing Fang Klasik

Sinshe Jeffri menjelaskan bahwa Da Chai Hu Tang biasanya digunakan untuk pasien bertubuh kuat, mudah marah, sering merasa dada sesak atau penuh, serta nyeri pada perut atas. Banxia Xiexin Tang lebih cocok bagi pasien yang mengalami ketidakseimbangan panas dan dingin di lambung, sering mual, sendawa, perut kembung, dan gejala naik-turun tergantung kondisi emosional atau pola makan. Sedangkan Fuling Yin ditujukan untuk pasien dengan konstitusi lebih lemah, mudah lelah, nafsu makan buruk, perut terasa penuh, dada tertekan, dan sering merasa berat di tubuh, tanda-tanda kelemahan limpa dengan penumpukan cairan.

Sinshe Jeffri Tay menjawab pertanyaan yang di tanyakan oleh peserta workshop
Sinshe Jeffri Tay menjawab pertanyaan yang di tanyakan oleh peserta workshop

Melalui penjelasan tersebut, Sinshe Jeffri menekankan bahwa keberhasilan pengobatan tradisional Tiongkok tidak hanya bergantung pada pemilihan ramuan, tetapi pada kemampuan memahami tipe tubuh dan pola perubahan internal pasien secara menyeluruh. Pendekatan Jing Fang berfokus pada logika klinis klasik yang tetap relevan hingga kini, menuntut pengamatan tajam, analisis rasional, dan kehati-hatian dalam menyesuaikan formula sesuai individu.

Kegiatan ilmiah ini dihadiri oleh para akademisi, dokter TCM, mahasiswa, serta praktisi lintas daerah, menjadi wadah pertukaran ilmu antara teori klasik dan praktik modern. ICCM merasa terhormat dapat berkontribusi dalam forum yang memperkuat posisi pengobatan tradisional Tiongkok sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang legal, profesional, dan berbasis bukti ilmiah di Indonesia.

workshop TCM Indonesia